Desember 27, 2009

adakah sedikit rasa peka?

sekitar 2 atau 3 mingguan yang lalu, aku melihat salah satu acara di salah satu stasiun TV swasta. di situ, mereka menampilkan salah satu acara favorit IRT alias Ibu Rumah Tangga yaitu acara "gosip gosipan". Biasanya acara itu membicarakan perceraian atau kehidupan artis di jagat hiburan Indonesia. Tapi kali ini berbeda, acara itu menampilkan keadaan bumi kita yang kian rentan dan panas. aku sangat setuju dengan di tampilkannya acara itu, dengan begitu kita bisa sadar betapa pentingnya bumi tempat tinggal kita ini. Karena namanya saja acara "gosip gosipan selebritis" kurang klop kalau mereka tidak meminta beberapa pendapat artis tentang keadaan bumi sekarang ini. Ada banyak pendapat dari artis-artis tersebut. Tapi ada satu pendapat artis yang saya anggap kurang pas untuk disampaikan. Memang yang lain mengatakan kita harus merawat bumi bla bla bla, dan kita juga tidak tahu apakah itu benar-benar mereka lakukan atau hanya sebatas di mulut saja. Mereka tidak melakukan pun, jika kita peka, omongan mereka tadi bisa menyadarkan kita. Tapi jika kita memang peka. Tapi artis yang itu tadi bahkan tidak mengatakan sesuatu yang menyadarkan kita, mereka cenderung pasrah dengan keadaan bumi kita ini. "Kalau kita sih ngikut aja, kalau panas ya panas, kalau dingin ya dingin, dinikmati saja lah" kata pasangan artis yang itu. Kata "nikmati saja" itu yang membuat aku kurang setuju dengan kalimat itu. Apakah itu yang harus kita lakukan dengan keadaan alam kita ini? Menikmatinya? Sampai kapan? Sampai bumi semakin rusak? Memang benar kita harus menikmati selama kita masih bisa hidup, tapi tidak seperti itu caranya. Menikmati tanpa memperhatikan keadaan sekitar yang nantinya juga akan merugikan diri kita sendiri. Tidak adakah sedikit rasa peka di dalam diri kalian? Kepekaan untuk merawat semua hingga kembali seperti semula. Dan jika sudah, barulah kita menikmatinya. Menikmati semua hasil jerih payah kita untuk membuat bumi kita tersenyum kembali dan bukan merintih perih. Mulailah dari hal yang kecil. Lakukan sebuah tindakan jangan hanya di bibir saja. Aku menulis di sini juga tidak hanya sekedar menulis menghindari rasa bosan, tapi aku juga sedang berusaha untuk melakukannya. Sekecil apapun itu sangat berguna bagi kehidupan sesudahnya. Kalian tau apa yang harus kalian lakukan :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar